0271-711876
info@smkpenerbangansolo.sch.id
Jl. Wirapradana, Gawanan, Colomadu, Karanganyar

23

Feb 2021
06:46 WIB

Siswa SMK Penerbangan Diberi Pembekalan Aspek Keselamatan Transportasi Udara

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan melalui Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug melaksanakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) tipe revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK). Ini merupakan kerja sama antara PPI Curug dengan Forum Komunikasi SMK Penerbangan Seluruh Indonesia yang pada kesempatan kali berlokasi di Solo, Jawa Tengah. Diklat ini diikuti 150 siswa SMK Bina Dirgantara Solo. Direktur PPI Curug Capt Avirianto menjelaskan pentingnya memberikan pembelajaran dan pengalaman kepada para pelajar mengenai aspek keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi udara. Jenis diklat yang diselenggarakan yakni Diklat Human Factor yang diselenggarakan selama 3 hari dengan jumlah peserta 90 orang. Adapun Diklat Safety Management System diikuti oleh sebanyak 60 orang berlangsung selama 5 hari. Penyelenggaraan DPM ini sesuai arahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala BPSDM Perhubungan Sugihardjo, yang menekankan pentingnya SDM sektor transportasi yang unggul dan berkualitas tinggi sehingga mampu bersaing di kancah internasional. Menurut Avirianto, hal tersebut dapat terjadi dengan kerja cepat dan kerja produktif yang saat ini tidak lagi berorientasi pada proses namun pada hasil yang nyata. “Untuk mewujudkan nya, dibutuhkan SDM yang kompeten serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Avirianto dalam keterangannya, Senin (24/2/2020). Avirianto berharap, peserta DPM dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya agar menjadi masyarakat Indonesia yang selalu dalam proses pengembangan kualitas diri. “Sehingga dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor transportasi udara, baik langsung maupun tidak langsung,” imbuhnya. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Siswa SMK Penerbangan Diberi Pembekalan Aspek Keselamatan Transportasi Udara” Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan


23

Feb 2021
06:46 WIB

SMK Penerbangan Bina Dirgantara Beli Pesawat Cassa 212

Karanganyar – SMK Penerbangan Bina Dirgantara yang tepatnya berada di Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar dua pekan lalu membeli sebuah pesawat terbang dengan harga yang spektakuler.Pesawat jenis Cassa 212 tersebut kini diletakkan di dalam lokasi gedung sekolah tepatnya di halaman. Dari tahun ke tahun SMK Penerbangan Bina Dirgantara terus menunjukkan kemajuan baik dari sisi kualitas pendidikan dan juga prestasi yang terus diraih. Hal tersebut menjadi salah satu penyemangat Kepala Sekolah SMK Penerbangan Bina Dirgantara untuk terus menambahkan fasilitas guna melengkapi sarana belajar bagi siswa-siswinya. “Pesawat ini kami beli yang paling utama memang ditujukan untuk praktikum anak-anak, supaya mereka tidak hanya membayangkan dan juga praktik dengan pesawat yang sama, karena kami juga sudah punya beberapa pesawat namun sudah dibongkar, kalau pesawat yang ini masih dalam keadaan utuh dan sangat baik, kami beli langsung dari Malang,” ujar Sri Wardoyo selaku Kepala Sekolah SMK Penerbangan Bina Dirgantara, Senin (25/11). Siswa-siswi SMK Penerbangan Bina Dirgantara mengaku sangat senang dengan hadirnya pesawat terbang tersebut. Mereka sangat terbantu untuk terus belajar secara mendalam karena saat ini sudah ada pesawat di sekolah mereka sendiri. “Senang dan bangga sekolah kami memberikan fasilitas seperti ini, dan tentunya kami semakin semangat karena untuk mempelajari mesin maupun bagian lain dari pesawat kini semakin nyata dan tidak perlu jauh-jauh juga,” kata Fadila Zulfa siswi dari SMK Penerbangan Bina Dirgantara. Kepala sekolah berharap dengan adanya pesawat tersebut akan semakin menguatkan tekad siswa-siswi untuk terus belajar dan menekuni ilmu yang telah mereka pilih selama ini. “Sebelumnya siswa- siswi dalam prateknya memakai pesawat lama jenis pesawat dolpin. Mereka sangat terbantu untuk terus belajar secara mendalam karena saat ini sudah ada pesawat di sekolah mereka sendiri,” tegas Sri Wardoyo. ( RedG )


23

Feb 2021
06:46 WIB

PPI Curug Gelar DPM Yang Diikuti 150 Pelajar SMK Penerbangan Solo Jateng

BisnisNews.id -- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) cq. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug melaksanakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) tipe revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). DPM ini merupakan kerja sama antara PPI Curug dengan Forum Komunikasi SMK Penerbangan Seluruh Indonesia, kali ini mengambil lokasi di Solo, Jawa Tengah. Sebanyak 150 Siswa/i SMK Bina Dirgantara Solo ikut progra, DPM dari PPI Curug, Tangerang Banten. Pelaksanaan diklat dibuka secara resmi hari ini oleh Direktur PPI Curug Capt. Avirianto, S.Pd., M.M. Dalam sambutanya Capt. Avirianto menjelaskan pentingnya memberikan pembelajaran dan pengalaman kepada para pelajar mengenai aspek keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi udara. Sementara itu, Jenis diklat yang di selenggarakan oleh PPIC yakni Diklat Human Factor yang diselenggarakan selama 3 (tiga hari) dengan jumlah peserta sebanyak 90 orang. Sedangkan Diklat Safety Management System diikuti oleh sebanyak 60 orang berlangsung selama 5 (lima) hari. Penyelenggaraan DPM ini sesuai dengan arahan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dan Kepala BPSDM Perhubungan ,Sugihardjo, yang menekankan pentingnya SDM sektor transportasi yang unggul dan berkualitas tinggi sehingga mampu bersaing di kancah internasional serta berorientasi pada zero accident. Menurut Capt. Avirianto, hal tersebut dapat terjadi dengan kerja cepat dan kerja produktif yang saat ini tidak lagi berorientasi pada proses namun pada hasil yang nyata. "Untuk mewujudkan nya, dibutuhkan SDM yang kompeten serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar Capt. Avirianto. PPI Curug sebagai lembaga pendikan di bawah naungan BPSDM Perhubungan turut andil dalam mewujudkan cita-cita tersebut dengan datang ke masyarakat untuk mengembangkan SDM khususnya di bidang perhubungan melalui pelaksanaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat. Capt. Avirianto berharap, peserta DPM dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya agar menjadi masyarakat Indonesia yang selalu dalam proses pengembangan kualitas diri. "Sehingga dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor transportasi udara, baik langsung maupun tidak langsung," imbuhnya. Ketua Yayasan dan juga Kepala Yayasan SMK Bina Dirgantara Solo, Sri Ngadiarso, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengajar pada Diklat ini adalah Dosen Internal PPI Curug dan Dosen dari Universitas Telkom, Ai Rosita, dan Ir. Falaha Dosen dari Universitas Widyatama. "Harapan dari terselenggaranya DPM ini adalah menjadikan masyarakat Indonesia khususnya di bidang Perhubungan udara menjadi SDM yang kompeten, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan di bidang transportasi," tandas Sri Ngadiarso.(elm/helmi)


23

Feb 2021
06:46 WIB

Cassa 212, Inilah Pesawat Baru yang Dimiliki SMK Penerbangan Bina Dirgantara Solo

SMK Penerbangan Bina Dirgantara yang berada di Jl. Wirapradana, Gawanan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, dua minggu lalu membeli sebuah pesawat terbang dengan jenis Cassa 212. Pesawat tersebut kini diparkir di halaman sekolah. SMK Penerbangan Bina Dirgantara dengan akreditasi A ini terus menunjukkan kemajuan baik dari sisi kualitas pendidikan dan juga prestasi yang terus diraih. Hal ini menjadi salah satu penyemangat Sri Wardoyo, Kepala Sekolah SMK Penerbangan Bina Dirgantara, untuk terus menambahkan fasilitas guna melengkapi sarana belajar bagi siswa-siswinya. “Pesawat ini kami beli yang paling utama memang ditujukan untuk praktikum anak-anak, supaya mereka tidak hanya membayangkan dan juga praktik dengan pesawat yang sama, karena kami juga sudah punya beberapa pesawat namun sudah dibongkar, kalau pesawat yang ini masih dalam keadaan utuh dan sangat baik, kami beli langsung dari Malang bekas milik sekolah pramugari,” terang Sri Wardoyo Siswa-siswi SMK Penerbangan Bina Dirgantara mengaku sangat senang dengan hadirnya pesawat terbang Cassa 212 ini. Sebelumnya siswa siswi dalam prateknya memakai pesawat lama jenis pesawat dolpin. Mereka sangat terbantu untuk terus belajar secara mendalam karena saat ini sudah ada pesawat di sekolah mereka sendiri. “Senang dan bangga sekolah kami memberikan fasilitas seperti ini, dan tentunya kami semakin semangat karena untuk mempelajari mesin maupun bagian lain dari pesawat kini semakin nyata dan tidak perlu jauh-jauh juga,” ujar Fadila Zulfa seorang siswi SMK Penerbangan Bina Dirgantara. Diharapkan dengan adanya pesawat ini akan semakin menguatkan tekad siswa-siswi untuk terus belajar dan menekuni ilmu yang telah mereka pilih selama ini.


23

Feb 2021
06:46 WIB

KUNJUNGAN SMK PENERBANGAN BINA DHIRGANTARA, KARANGANYAR, SOLO.

Sejumlah 167 siswa dari SMK Penerbangan Bina Dirgantara pada tanggal 7 Januari 2019 mengunjungi Politeknik Penerbangan Surabaya untuk mengenal lingkungan kampus lebih dekat. Rombongan peserta didik tersebut datang pada pukul 08.00 yang kemudian disambut oleh wakil direktur III yaitu Bapak Suhanto, S.Kom., M.M dan Kepala Sub Bagian Umum yaitu Bapak R.Frans Aryo Bandoro Hadi, SE, M.Ba. Pembukaan acara bertempat di lantai 3 gedung utama Poltekbang Surabaya yang selanjutnya dilakukan sesi pemaparan materi oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yaitu Bapak Ade Irfansyah, ST, MT. Materi yang disampaikan berupa pengenalan bagaimana sistem pendidikan dan kehidupan taruna di Politeknik Penerbangan Surabaya yang masih awam bagi siswa SMK Penerbangan Bina Dhirgantara ini. Seluruh program studi dan sistem pendidikan yang ada disampaikan secara jelas dan lengkap oleh Pak Ade Sesi pemaparan kemudian dilanjutkan oleh sesi tanya jawab dengan antusiasme tinggi dari para siswa yang saling berebut melempar pertanyaan seputar pendidikan di Poltekbang Surabaya. Selang 2 jam berlangsung kemudian diisi acara dari tim kehumasan Poltekbang Surabaya yaitu likes and comment challenge untuk memberikan wawasan dan informasi mengenai berita Poltekbang Surabaya yang selalu diperbarui pada media sosialnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke lab dan kelas yang ada di Poltekbang Surabaya yang didampingi oleh perwakilan dari anggota resimen taruna Poltekbang Surabaya.